HOME   PUISI   JOURNAL   PHOTOS   THOUGHTS

Bila Neraka Itu Pasti...

Bila lambaian api disangka bintang
Kilau cahyanya merejam sukma
Siap membakar daunan ilalang
Di lembah kering kekontangan
Nafsu meraja kalbu merasa
Aqal mendungu tanpa rela
Gontaian langkah yang dulu gagah
Tinggal kini sekarat cuma
Kapankah tersadari
Luka membusuk dalam hati
Kala rasionalisme telah mati
Detik tercoreng ini, neraka itulah pasti....

--> f14/Feb 18, 2008. 3.19pm

0 comments Links to this post  

Koleksi Tujuh

From: june junaidah

Dari awal hingga akhir,
Pergi programe bersama rakan,
Saya budak baru belajar,
Kalau salah tolong betoikan.

Esok, lusa nak main bowling,
Main bersama pakar serba tau,
Kalau bola masuk ke longkang,
Jangan korang gelak kat june tau...........

From: izzah

June manis berbaju kebaya
Singgah Mydinmall membeli pelita
Bukan hadiah dan sanjungan dipinta
Sekadar renungan kita bersama

Rimbun hijau pokok meranti
Tumpang bertenggek burung merpati
Patah tumbuh hilang berganti
Menyambung perjuangan lebih baik pasti

Fiya, cikna pandai berpantun
Tak kurang hebatnya ciknor dan hero
Korang yg lain bile nak tunjuk skil berpantun
Ke nk tunggu baling bola bowling dulu woo...

From: jastina

bln ni naik gaji
hajat ati nk bli kereta
xkire dimana kita berdiri
berjuanglah utk bumi kita

luka dulu berdarah
berlari2 tersepak batu
berpegang teguh AQ dan sunnah
tujuan kita hanyalah satu

From: izzah

dua tiga kucing berlari
manakan same ngn kucing parsi
dua tiga boleh kucari
tp mana kan sama ngn bos fiqri
(ehek... sape setuju, angkat tgn )

Bintang gemerlap di langit biru
pantai indah angin menderu
memang betul kasih pada yg SATU
tapi ape buktinye cubalah bgitau

nurul beli coklat ingat nk kasik kat linda
tp slalunye seme kene rembat ngn alya, hihihi
aduhai hero jgn beralah dulu tanpa dicuba
insyaallah bumi yg tandus bisa subur kembali

From: nini shafini

apa di harap pada bintang,
bintang jauh di langit nan biru,
takkan tergapai dek tangan sendiri,
apa disesal kasih yang hilang,
mengharaplah pada kasih yang satu,
kasih pada-Nya kasih abadi.

From: Fiya

dari kampung kembali ke kota
hilang arah entahla kat mana
dengarkan tu mak izzah berkata
tulus ikhlas penuh makna

kalau pegi carik kerang
boleh ke pakai jala
siap sedialah korang
presentation dah nak mula

awak tak mandi ke?
tp bukan awak jee...
awak gemetar hati ke?
laki puang .. same jee ..

hehehe .. pantun ape la nie...
takyah jawap pun tak pa
dah terbukti byk yg berseni
semoga jadi tauladan semua..

From: izzah

pi pulau pinang beli halwa
bagi sebijik kat nyonya melaka
duk melanguk x semestinye sia2
asalkan jgn lupe laksanekan yg dikata

From: jastina

pandai sggh korang bpantun
leka mmotong tehiris jari
dr melanguk jd penonton
apa kata saya jadi juri

From: Shahril Ali

1) Berapa berat mata memandang,
berat lagi Durian yang saye pikul
masa Chenor Bawak haritu...

2) Di mana bumi dipijak,
di situ ada kesan kena pijak.

3) Orang memberi kita merasa,
orang tak beri kita paksa dia.

i)Berakit-rakit dahulu,
berenang-renang ke tepian,
kerana rakit pecah dilibas buaya,
bersakit-sakit dahulu,
bersenang-lenang kemudian,
pasal dapat banyak duit hasil jualan kulit buaya yang libas rakit tadi tu.

ii) Pisang emas dibawa belayar,
masak sebijik aje di atas peti,
pasal pisang yang lainnya habis dibedal kelasi kapal tu

iii) Sorong papan tarik papan,
buah keranji dalam perahu,
suruh makan engkau makan papan,
kalau boleh nak makan perahu.

Baca Elok-elok pantun dari saye:-

Surat ditulis dalam gelap
Salah huruf banyak tak kena
Jagalah diri jangan silap
Jika silap dapat bencana

Kain basurek kain bertulis
Pakaian raja Bugis - Makassar
Di Luh Mahfuz sudah tertulis
Janji sudah tak dapat ditukar

Cari lebah bersarang besar
Jangan tersengat racun berbisa
Janji Allah adalah benar
Jangan tertipu kehidupan dunia

Tinggi bukit gilang-gemilang
Air laut tenang-tenangan
Budi sedikit tidakkan hilang
Itu menjadi kenang-kenangan

Jentayu burung jentayu
Hinggap dibalik pokok mayang
Bunga kembang akan layu
Budi baik bilakan hilang

Biarlah orang bertanam buluh
Mari kita bertanam padi
Biarlah orang bertanam musuh
Marilah kita bertanam budi

Tenanglah tenang air di laut
Sampan kolek mudik ke tanjung
Hati terkenang mulut menyebut
Budi yang baik rasa nak junjung

Jangan suka mencabut padi
Bila dicabut hilang buahnya
Jangan suka menyebut budi
Bila disebut hilang tuahnya

Kalau keladi sudah ditanam
Jangan lagi meminta talas
Kalau budi sudah ditanam
Jangan lagi meminta balas

Kain prai baju prai
Pakaian anak raja Yamtuan
Badan berkecai tulang bercerai
Barulah lupa budimu tuan

Banyak orang mengetam pulut
Saya sendiri mengetam padi
Banyak orang karam dilaut
Saya sendiri karam dihati

Biskut dalam peti
Ambil satu hendak rasa
Kalau diikut hati; mati
Ikut rasa, habis binasa

Anak beruk duduk bersanding
Cari makan dalam hutan
Tujuh teluk sudah dibanding
Mana sama padamu tuan

Patah pasak dalam kemudi
Patah diruang bunga kiambang
Kalaulah tidak bertemu lagi
Bulan yang terang sama dipandang

Harum sungguh bunga melati
Kembang setangkai diwaktu pagi
Hancur sungguh rasa dihati
Sedang berkasih ditinggal pergi

0 comments Links to this post  

Seloka Luka


berburu gagak, umpannya setanggi
mencari jejak, ke puncak tertinggi
sadar kah tidak, kaki melangkah lagi
sadar kah tidak, langkah terarah lagi??

kalau masak dibubuh cuka
boleh ke campur santan kelapa
datangnya lalai datangnya leka
rasaku perit .. akibat lupa

buah mengkudu dijual di pekan,
kalau makan, jangan tertelan,
yang Maha Tau sudah mengingatkan
kalau kesasar, sendiri cari jalan

raja dihilir tongkatnya sakti
sakti berasal dari kayangan
memacu gerak perwira bakti
memasung waktu buat tantangan

salam disambut kuhulur tangan
tanda ikatan tak pernah renggang
sandarkan indah pada kenangan
sampai ketemu di lain gelanggang

- f14, 26/7/07, 9am -

0 comments Links to this post  

Damai Abadi


Aku cari bukan harta bertimbun-timbun
Untuk hidup kaya
Aku cari bukan uang berjuta-juta
Untuk hidup bergaya
Aku cari bukan kawan-kawan
Untuk hidup sekadar berfoya-foya
Aku cari mana dia al-Ghazali
Ku cari mana dia al-Syafi’e
Kita bongkar rahsia kitab suci
Cari pedoman
Kita bongkar rahsia sunnah Nabi
Cari panduan
Aku hidup kerana Dia Robbi
Dialah teman Dialah wali
Dia mencukupi
Aku hidup berarti
Menikmati damai abadi ...

--> Abdullah Ahmad Badawi / Pak Lah

0 comments Links to this post  

Fitrah

Pernahkah aku merasakan dinginnya pagi
Bila sang mentari menuruti fitrah
Menyongsong hari dengan sinar rahmah

Pernahkah aku menyentuh kelopak mawar
Menyantun jiwa dengan indah warnanya
Melakar senyum di bibir setiap pemujinya

Dan pernahkah aku menatap tingginya langit
Teruja kerlipannya bintang gemintang
Terpesona malamku dalam sendirian

Sungguh nikmat Tuhanku, yang manakah aku dustakan?

Terpanjatlah syukurku...
Umpama tanah kering disirami hujan
Airnya mengalir ke setiap rongga kekosongan
Membasahi akar menyuburkan pepohonan

Dan bila tiupan angin tiba-tiba kencang
Gugurlah daun-daun kering itu, hilang terhanyut deras
Akar nan mencengkam kuat
Dahannya teguh menantang arus
Kental tabah meredah kesanggupan
Berjuang antara badai-badai paling ganas
Berjuang ia... sampai tuntas...

Dan bila sinar mentari tetap pada jalan Nya
Siapa yang sadar cambah-cambah memutik
Lahirnya wajah dedaunan baru
Tumbuh subur terbajai unsur-unsur aqli
Lalu rimbunlah ia menjadi naungan nyaman
Sang perwira bakti yang kehausan kemenangan...

Dan selagi mentari masih tetap pada fitrah
Menyongsong hari dengan sinar rahmah...
Tetaplah di bawah naungan
Tetaplah menjunjung peranan
Bagai sang jauhari yang arif lagi bijaksana
Yang sangat tau mensyukuri nikmat

Nikmat Tuhannya .. tak satupun ia dustakan.

--> f14/5 June 2006/5.13pm

0 comments Links to this post  

Puisi Rindu

Andai kau tau
Langit tak terang
Kala bulan sembunyi
Bulan tak megah
Kala bintang sepi
Betapa hibanya malam saat ini

Andai kau tau
Bunga tak kembang
Bila musim berganti
Tanah kan gersang
Bila hujan tak turun lagi
Mampukah hati ini mandiri
Menopang waktu di kala sepi

Andai saja kau tau
Tak mungkin kau biarkan
Musim ini berlalu
Tak mungkin kau biarkan
Aku terus menunggu…

--> f14/Dec 27, 2005/9.08pm

0 comments Links to this post  

Telling The Untold


Come in here and listen
A story of the untold
Of two pair of eyes
In two different homes
Sharing the same sight
Building the same thought
At two different souls

If you ever asked
or wonder the same thought
something begins with beauty
is surely ending with lost
and left alone a secret tale
leaving an eternal memory
for the two eyes to tell

I love you...
and let it be forever…
Once falling, and parked at the deepest lot
There’ll never be a turning block
Once dreaming, and dream is all true
Why start the beginnings
If all you have for ending is Blue…

-ur ct-

--> f14/Nov 25, 2005/9.00pm/PJ-

0 comments Links to this post  

Complicated

merah menyala bagaikan api

putih luhur di sanubari

menjunjung citaku

bersama mega-mega kelabu

hujan di tengah malamku

datang bersama badai

menyapa setiap langkahku

di perhentian aku mengadu

hanya padaMu Tuhan yang satu

dariMu aku datang
kepadaMu kan ku pulang

beban yang kugalas dibahuku

takkan pernah kulepaskan

sampai kiamat, ku pegang janjiku

bersama prinsip iman yg teguh

biar putih tulangku

tidak sekali putih mataku

di luar itu debu-debu kotor

di luar itu kabut-kabut sial

butakah aku? bisukah aku?

tidak mau sekotor itu

juga tidak mau sekeji itu

isikan raksa di belikatku

tiupkan sakti ke tubuhku

biar ku sapu semua

debu-debu kotor dijalanan

kabut yang mengelabui pandangan

biarpun seekor raksasa kelaparan

menunggu mangsanya di tengah jalan

akan kuhanguskan dengan saktiMu

bertaburan sisanya di setiap mata

biar semua tau (memang semua juga tau)

aku di sini atas janjiMu...


--> f14/2004

0 comments Links to this post  

Sutra Bayangan

Bingung,
Menyelami mimpi seorang Aku,
Bila didatangi bayangan seorang Kamu,
Mendepa tangan, seakan mengajak aku berdampingan,
Berarak menuju mahligai sutra di puncak kayangan...

Kaget aku melihat gahnya,
Tatkala diiringi gegak gempita,
Seakan dunia turut merayakan,
Kehadiranmu yang slalu dinantikan...

Namun, semuanya tampak pudar,
Bila dilirik, ia cuma diam,
Bila ditoleh, ia malah hilang,
Mau bicara, takut salah aturan,
Mau dibiar, aku jadi penasaran..

Benci,
Hingga detik ini cuma harapan,
Mimpi semalam seakan mempersenda,
Hatiku yang kekosongan,
Hatiku yang kerinduan...

Sutra bayangan,
Kapankah kau mampu kotakan,
Gahmu berdiri di depan mataku,
Agar aku teguh pasti,
Sutra bayangan menjadi realiti..

--> f14/2004

0 comments Links to this post  

Stairway To Heaven

There's a lady who's sure all that glitters is gold
And she's buying a stairway to heaven
And when she gets there she knows if the stores all are closed
With a word she can get what she came for
Woe oh oh oh oh oh
And she's buying a stairway to heaven

There's a sign on the wall but she wants to be sure
And you know sometimes words have two meanings
In the tree by the brook there's a songbird who sings
Sometimes all of our thoughts are misgiven
uuuh..it makes me wonder
uuuh..it makes me wonder

There's a feeling I get when I look to the west
And my spirit is crying for leaving
In my thoughts I have seen rings of smoke through the trees
And the voices of those who stand looking
uuuh..it makes me wonder
uuuh..it really makes me wonder

And it's whisper that soon, if we all call the tune
Then the piper will lead us to reason
And the new day will dawn for those who stand long
And the forest will echo with laughter

ow woe oo ooo

If there's a bustle in your hedgerow
Don't be alarmed now
It's just a spring clean for the May Queen

Yes there are two paths you can go by
but in the long run
There's still time to change the road you're on

and it makes me wonder...
ooooooo..ho hoo..

Your head is humming and it won't go because you don't know
The piper's calling you to join him

Dear lady can't you hear the wind blow and did you know
Your stairway lies on the whispering wind
And as we wind on down the road
Our shadows taller than our souls
There walks a lady we all know
Who shines white light and wants to show
How everything still turns to gold
And if you listen very hard
The tune will come to you at last
When all are one and one is all
To be a rock and not to roll
Woe oh oh oh oh oh
And she's buying a stairway to heaven

--> Led Zeppelin

0 comments Links to this post  

Berita Kepada Kawan

Perjalanan ini terasa sangat menyedihkan
Sayang engkau tak duduk di sampingku kawan
Banyak cerita yang mestinya kau saksikan
Di tanah kering bebatuan

Tubuhku terguncang dihempas batu jalanan
Hati tergetar menampak kering rerumputan
Perjalanan ini pun seperti jadi saksi
Gembala kecil menangis sedih

Kawan coba dengar apa jawabnya
Ketika ia kutanya mengapa
Bapak ibunya telah lama mati
Ditelan bencana tanah ini

Sesampainya di laut
Kukabarkan semuanya
Kepada karang
Kepada ombak
Kepada matahari
Tetapi semua diam
Tetapi semua bisu
Tinggal aku sendiri
Terpaku menatap langit

Barangkali di sana ada jawabnya
Mengapa di tanahku terjadi bencana
Mungkin Tuhan mulai bosan
Melihat tingkah kita
Yang selalu salah dan bangga
Dengan dosa-dosa
Atau alam mulai enggan
Bersahabat dengan kita
coba kita bertanya pada
Rumput yang bergoyang...

--> Ebiet G. Ade

0 comments Links to this post  

Episod Kosong

(I)

Bumbung kamar yang memutih
Serasa ligat memutar
Sekian lama jadi tatapan tajam
Kedua mataku yang belum juga mau terpejam
Teralih pandang ke dinding kosong
Sepi…
Hanya desir angin menambah dingin malam
Sedingin hati yang keras membatu

Ahh sudah satu jam begini
Bersekang mata membaca dinding
Terpacak terpaku mengadap bumbung
Dengan pikiran polos lagi kosong

Ada sesuatu, Jauh di sudut hati
Telah menanggung satu rasa aneh
Yang merajai seluruh raga
Memukul rasa sombong dan keegoan
Menghilangkan rasional dan kesadaran

(II)

Mungkin aku gila
Mungkin akalku mati
Mungkin mataku buta
Justru enggan mengalah
Ingin terus menadah
Harapan yang sekelumit cuma
Digenggam menjadi bara
Membakar hati inginkan ia
Apalah guna memulakan
Kalau akhirnya cuma pasrah!

(III)

Episod baru di satu purnama
Mencari ketetapan hati
Tepuk dada tanyakan iman
Coba mengikis selaput kelabunya mata
Coba menyiram bara nafsu menggila
Dingin, kelam, sejuk, tenang,
Kembalikanlah rasionalisme
Agar tertulis sebuah penghargaan
Agar terisi akal dan jiwa penuh pengertian

(IV)

Genggam bara api sampai jadi arang
Tapi tangan ini mulai merasa panas
Bahangnya mulai terasa perit
Kejapannya pun mulai longlai
Sedang api .. belum juga jadi arang

Sabar dulu kataku
Jangan lepaskan
Karna yang sabar tidak sendirian

Namun tak semudah itu
Telah terpatri ke sudut terindah
Tempat yang teristimewa
Terkatup terkunci rapi
Maka tak mungkin hilang, ia kekal di situ
Cuma pintunya tak terbuka lagi
Karna kuncinya kubuang jauh ..
Melainkan ia datang sendiri
Di saat sepi mengundang lagi

-->f14 Nov 2005

0 comments Links to this post  

Ataukah!

Ada seruan dari jauh,
Mengajakku melayari impian,
Mengotakan janji pada alam,
Melayari samudra perjuangan..

Siapa yang tau,
Hatiku emas, hatiku intan,
Merasa kehangatan setiap kata,
Menyambut setiap tangis dan girang,
Yang kini sirna di kelopak mataku.

Siapa yang tau,
Berontak aku lontarkan semua,
Pecah berderai setiap keping hati emasnya,
Hancur berhamburan setiap impian intannya,
Karna menatap wajah-wajah bingung,
Yang terapung-apung menjunjung titah,
Tapi yang digalasnya cuma nafsu serakah..

Ataukah!
Karna aku yang salah,
Punya visi tak punya akal,
Punya akal tak punya uang,
Lalu tersingkir ke lembah sepi,
Duduk menyesali menginsafi diri...

Namun, siapa yang tau,
Dininya hatiku melihat semua,
Pentas ini bagai melayarkan sebuah fantasi,
Yang pasrah ketentuan alami,
Noktahnya hanya pada Dia,
Allahu Rabbul ‘Alamin…

--> f14/2004

0 comments Links to this post  

Selamat Ulang Tahun

Detik yang terlewati,
tertinggal dibelakangku,
slalu mengundang hari yang baru,
tiap kali kubuka mataku di pagi hari,
ku rasakan itu...
waktu yang mendatang memanggil-manggil namaku,
berlari-lari aku mengejar,
meleraikan terjahan angin yang datang,
meluluhkan tembok penghalang,
lalu kugapai bintang berkilauan,
dan bersinar terang jalanku..
namun, masih akur aku pada nasib,
sampai saat sinar kembali kelam..
ku biarkan..
semalam itu sejarah,
besok belum tentu ada,
hari ini kupanjatkan syukur,
kuterima seadanya,
kupohonkan doa,
agar kesempatan masih terbuka luas buatku,
untuk berbakti dan berbudi..
sebelum datang Dia menjemputku.
trima kasih skali lagi kwan,
doaku untukmu..
semoga bahagia mengiringimu
selalu...

--> f14/22-9-2005

0 comments Links to this post  

Nu thing in nu image

Im gonna find out how this works...
It might or might not work for me ..
Still, it's worth trying ..

>aquyghepi

0 comments Links to this post