Tetingkap Sunyi
wahai
tetingkap sunyi
tiada bercerita penglipur lara
jemukah gerangan?
sesawang meraja
melingkar kekisi rapuh
bebas dan tak berguna
malaskah sudah?
ada sebuah lemari kaca
tak berkunci
tertumpuk cerita tak terkisahkan
hanya warna-warna debu berserakan
sungguh,
segini lamakah ditinggalkan?
paksa,
selakkan daun jendela itu
biar tembus cahaya menyilau
membawa aroma baru yang menyegarkan
kan kembali merdu dilagukan!
f14, KD, 10.52PM
Ultah dan Ultah Lagi
Dan demi menuntut ilmu dari sifu teragung yang namanya pengalaman, gua-gua kudus yang disinggahi memberi pelajaran tak ternilai. Misal, bagaimana caranya menguntumkan senyum ikhlas, termanis sejagat raya di saat hati berdarah karna barusan direjam batu. (hehe..lebay!)
Terus, bagaimana mengendali mobil yang tak bisa lagi bergerak karna kehabisan bensin atau baterainya mati, hanya dengan berbekal senyum termanis seperti tadi.
Demi semua anugerah yang tak pernah putus ternikmati, rasanya malu untuk terus meminta dan meminta. Angin semilir yang menghembus dan mendinginkan hati, kadang masih terasa kurang nyaman dan minta lagi. Padahal di lembah tandus seberang sana sudah saban tahun tak mengenal keamanan, apa lagi kenyamanan.
Demi Cita,
Pandaikan aku untuk lebih mampu menggalang tanggugjawab, sadarkan kewarasanku bila tertidur, dan adili aku bila salah mengingkari dalam taat. Semoga diperkenan.
Demi Cinta,
Takkan aku kembali sebelum memberi dan menerima secukupnya kasih. Semoga diperkenan.
Amin.
Salam Ulang Taon sekali lagi buat AQU. . . today, 0n 22nd September 2010.
