HOME   PUISI   JOURNAL   PHOTOS   THOUGHTS

buat Bapak

andai saja aku besi
pastilah aku tiangmu yang terkuat
kalau saja aku lelaki
akulah pahlawanmu yang terhebat
kau buka jalan untuk ku rentas
kau bajai ku dgn ilmu manfaat
biarkan guruku itu pengalaman
mengartikan girang dalam tangis
merasakan takut dalam aman
pasti tunas aqalku tumbuh jua
menginjak tangga-tangga dewasa
satu persatu walau dengan payah
aku masih dalam pendakian Pak
relakanlah.

 

4 comments:

  1. rawi said,

    teman..
    tidak mudah jadi lelaki
    andai dia soleh
    sementara saudaranya yang lain tidak..maka sia sia
    pernahkah teman mendengar..
    bila wanita itu terjun ke neraka..
    dia membawa 3 orang bersamanya?
    ayahnya..saudara lelaki..juga suami.. sungguh berat teman jadi lelaki.. maka kasihanilah mereka dengan tidak selalu merungut..

    on July 7, 2008 at 5:28 PM  


  2. Allah MAHA Adil mas Rawi.
    Bersungut, itu adalah bagi yang belum sadar keberadaan Aqal.
    Keberadaan fizik pula, bukan penentu jiwa.
    Belum pasti seorang rijal, jiwanya rijal juga.

    on July 8, 2008 at 9:43 AM  


  3. Anonymous said,

    wah bagus banget tu puisinya..
    mimpi apa ni kok bisa bikin puisi kayak gitu, oya ingatgak kakak masih punya utang puisi sama ulhaq

    on July 11, 2008 at 9:40 PM  


  4. klo buat nulis puisi, bukan mimpi tp inspirasi..hehe
    puisi buat ulhaq? jadi, itu masih diutangin ya?
    nanti aku suruh umi aja bikin puisinya ok..hehe

    on July 15, 2008 at 1:34 AM